Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) Selenggarakan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda UTAMA Ke-III di Ballroom Hotel Dalton Makassar, Sabtu (5/9/2026).
- account_circle KangMus
- calendar_month Sab, 5 Sep 2026
- visibility 125
- comment 0 komentar

Makassar – Garudahitam.co Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki fase baru kehidupan. Tak hanya membawa gelar akademik, mereka juga dituntut mampu mengimplementasikan ilmu, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sebanyak 176 lulusan tersebut berasal dari Diploma (D-4), Sarjana (S-1), dan Pascasarjana (S-2), Tahun Akademik 2025 / 2026. Dari jumlah tersebut, 86 wisudawan dan wisudawati meraih predikat cumlaude, “jelas ketua panitia, Dr. Sukirno Kasau, S.Kom., M.Kom”
Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Ke-III dibuka oleh Ketua Senat UTAMA. Prosesi tersebut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Bupati Halamahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. Ketua Pembina dan Ketua Yayasan Pendidikan Tamalatea Makassar, , Rektor UTAMA, para Wakil Rektor, para Kaprodi, pejabat struktural, serta tamu undangan.
Pada momentum ini, Rektor Utama, Dr. H. Muh. Ilyas Nur, S.KM., M. Adm. Kes. Dalam sambutannya menekankan bahwa wisuda bukan sekadar prosesi, melainkan langkah awal menuju babak baru pengabdian kepada masyarakat. Momen penyematan gelar kepada para wisudawan, sejatinya merupakan bekal untuk melangkah lebih jauh.
“Hari ini, kami menyambut kembali para Ksatria UTAMA di rumah besar tempat saudara-saudara ditempa. Saudara datang sebagai mahasiswa dengan mimpi, dan hari ini kembali sebagai lulusan dengan tanggung jawab baru, ”Jelas Rektor Utama”.
Lebih lanjut, Rektor Universitas Tamalatea Makassar turut memaparkan kesedihannya bahwa Tahun Akademik 2025/2026 ini adalah tahun yang berat dan menyedihkan bagi UTAMA oleh karena secara beruntun dalam waktu yang singkat Rektor dan Ketua Senat serta dosen UTAMA meninggal dunia.
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Tamalatea, H. Rahmat Haris, SE, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, demikian pula kepada para orang tua dan wali wisudawan yang telah memberikan dukungan dan pengorbanan hingga anak-anak mereka berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana di UTAMA. Ia berpesan agar senantiasa menjaga nama baik almamater setelah kembali ke tengah masyarakat. Para sarjana juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata di lingkungan tempat tinggal dan masyarakat.
Menurutnya, gelar akademik yang diperoleh hendaknya tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi menjadi bekal untuk memberikan manfaat yang lebih luas.
“Karena keberhasilan sejati bukan hanya tentang seberapa tinggi kita mencapai sesuatu, tetapi seberapa besar manfaat yang kita berikan kepada sekitar kita,” paparnya.
Sementara itu, Bupati Halamahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. Turut hadir dan menyampaikan orasi ilmiahnya dengan tema TRANSFORMASI EKOSISTEM KESEHATAN DAERAH, dalam paparannya mengapresiasi konsistensi UTAMA dalam melahirkan lulusan dan berharap para sarjana tidak berhenti pada pencapaian akademik. Lulusan didorong mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memberi kontribusi bagi pembangunan daerah.
“Kini saatnya para wisudawan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
- Penulis: KangMus
- Editor: Hunter
- Sumber: Anto

Saat ini belum ada komentar