Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags

KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati: Sidoarjo Teguhkan Arah Pembangunan Berbasis Prioritas dan Kemampuan Fiskal Daerah

  • account_circle Muhammad alwi
  • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Sidoarjo – Garudahitam.co – , 15 Agustus 2026 — DPRD Kabupaten Sidoarjo secara resmi menyepakati Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Sabtu (15/8/2026). Kesepakatan tersebut menjadi pijakan penting bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk melanjutkan tahapan penyusunan Perubahan APBD 2026 sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan di tengah penyesuaian kemampuan fiskal daerah.

 

Rapat paripurna dihadiri 34 anggota DPRD Sidoarjo. Dalam forum tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD menyampaikan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap rancangan perubahan KUA-PPAS 2026.

 

Juru Bicara Banggar DPRD Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, menjelaskan bahwa perubahan KUA-PPAS disusun dengan mempertimbangkan kondisi riil daerah sekaligus arah pembangunan Kabupaten Sidoarjo pada 2026. Tema pembangunan diarahkan pada penguatan pelayanan dasar yang inklusif melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik serta pemenuhan infrastruktur dasar menuju kemandirian pangan dan energi.

 

Menurut Kusumo, penyesuaian anggaran tidak boleh menggeser substansi pembangunan yang telah ditetapkan. Karena itu, skala prioritas harus tetap mengacu pada lima target prioritas pembangunan sebagaimana tertuang dalam RKPD 2026.

 

“Dalam pembahasan, skala prioritas harus disesuaikan dengan lima target prioritas pembangunan dalam RKPD 2026. Sehingga, arah kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan tetap dapat tercapai,” ujar Kusumo saat membacakan laporan Banggar DPRD Sidoarjo.

 

Pendapatan dan Belanja Daerah Mengalami Penyesuaian

 

Dalam struktur perubahan anggaran, pendapatan daerah mengalami penurunan dari sebelumnya Rp5,040 triliun menjadi Rp4,956 triliun. Dengan demikian, terjadi koreksi sebesar Rp83,44 miliar atau sekitar 1,66 persen.

 

Penyesuaian juga terjadi pada sisi belanja daerah. Anggaran belanja yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp5,716 triliun berubah menjadi Rp5,613 triliun, atau mengalami penurunan Rp102,78 miliar atau sekitar 1,80 persen.

 

Sementara itu, anggaran pembiayaan daerah yang sebelumnya mencapai Rp675,71 miliar menjadi Rp656,36 miliar setelah perubahan. Nilai tersebut menunjukkan penurunan sebesar Rp19,34 miliar atau sekitar 2,86 persen.

 

Perubahan angka-angka tersebut mencerminkan upaya penyesuaian struktur fiskal daerah dengan kondisi dan kemampuan keuangan yang ada. Dalam situasi demikian, kualitas perencanaan dan ketepatan menentukan prioritas menjadi faktor penting agar setiap rupiah anggaran tetap memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Banggar Tekankan Ketepatan Sasaran Belanja

 

Banggar DPRD Sidoarjo menegaskan bahwa perubahan struktur anggaran merupakan hasil pembahasan bersama antara Banggar, pimpinan komisi-komisi DPRD, dan TAPD Kabupaten Sidoarjo. Seluruh rekomendasi Banggar selanjutnya diminta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

 

Salah satu perhatian utama adalah pentingnya memastikan keselarasan dokumen perencanaan pembangunan nasional, provinsi, dan daerah. Dengan sinkronisasi tersebut, kebijakan anggaran diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berada dalam satu arah pembangunan yang terintegrasi.

 

Banggar juga meminta agar target pendapatan daerah disusun secara realistis dengan memperhitungkan potensi serta capaian riil hingga semester berjalan. Pendekatan berbasis data dinilai penting agar proyeksi pendapatan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menggambarkan kondisi fiskal daerah.

 

Pada sisi belanja, DPRD meminta pemerintah daerah memusatkan anggaran pada program yang benar-benar menjadi prioritas dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Belanja modal, khususnya, didorong lebih banyak diarahkan pada pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak serta mendesak. Prioritas tersebut mencakup fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, jalan, drainase, pengendalian banjir, hingga berbagai sarana pelayanan publik lainnya.

 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo diminta melakukan evaluasi terhadap realisasi belanja operasional. Setiap perubahan anggaran harus didasarkan pada data yang valid, kebutuhan riil, serta capaian kinerja yang terukur.

 

Pengawasan juga menjadi perhatian penting. Monitoring terhadap proses pengadaan, pelaksanaan kontrak, progres fisik pekerjaan, hingga pembayaran harus dilakukan secara berkala. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah penumpukan pekerjaan dan keterlambatan pelaksanaan program menjelang berakhirnya tahun anggaran.

 

“Dengan berbagai catatan dan rekomendasi tersebut, Banggar DPRD Sidoarjo dapat menerima Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya,” kata Kusumo.

 

Bupati Subandi: Prioritas Pembangunan Harus Dirasakan Masyarakat

 

Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, MKn, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sidoarjo, khususnya Banggar, atas proses pembahasan bersama yang telah dilakukan secara konstruktif.

 

Menurutnya, kesepakatan terhadap perubahan KUA-PPAS merupakan bentuk sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

 

“Terima kasih atas kerja sama dan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS ini. Dengan telah disepakatinya rancangan KUA-PPAS, kami berharap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik dan diselesaikan tepat waktu,” ujar Bupati Subandi.

 

Bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kesepakatan tersebut bukan sekadar perubahan angka dalam dokumen anggaran. Lebih dari itu, KUA-PPAS menjadi instrumen penting untuk memastikan kebijakan pembangunan tetap berada pada jalur prioritas, terukur, realistis, dan sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

 

Bupati Subandi menegaskan bahwa seluruh rekomendasi Banggar akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan anggaran.

 

“Kami akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan Badan Anggaran. Yang terpenting, program yang sudah menjadi prioritas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya.

 

Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan 2026 pada akhirnya menegaskan satu pesan utama: di tengah penyesuaian fiskal, pembangunan Sidoarjo harus tetap bergerak dengan prioritas yang jelas, pengelolaan anggaran yang disiplin, serta orientasi kuat pada kebutuhan masyarakat.

 

Dengan fondasi perencanaan tersebut, perubahan APBD 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi instrumen administrasi pemerintahan, melainkan menjadi perangkat strategis untuk memperkuat pelayanan dasar, mempercepat penyelesaian infrastruktur, meningkatkan kualitas tata kelola, serta menghadirkan manfaat pembangunan yang semakin nyata dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

  • Penulis: Muhammad alwi
  • Editor: Hunter

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sulsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 4,9 Miliar, Amankan 2 Tersangka

    Polda Sulsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 4,9 Miliar, Amankan 2 Tersangka

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Mustafa Mustafa
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Makassar,Sulawesi Selatan – Garuda hitam.co – ,Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus, bertempat di Aula Ditresnarkoba Polda Sulsel, Makassar, Kamis (18/9/2025). Barang bukti yang dimusnahkan berupa 4 kilogram sabu dan 900 butir ekstasi dengan nilai ekonomi mencapai sekitar Rp 4, 9 miliar. Pemusnahan dipimpin oleh Direktur Narkoba […]

  • Berikan Klarifikasi, Rudi Rustan: PT Citara Mandiri Makassar Milik Saya, Bukan Milik Oknum Anggota Kepolisian 

    Berikan Klarifikasi, Rudi Rustan: PT Citara Mandiri Makassar Milik Saya, Bukan Milik Oknum Anggota Kepolisian 

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle KangMus
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Makassar – Garudahitam.co – Terkait pemberitaan di salah satu media online, tentang praktik penarikan kendaraan oleh debt collector kembali memicu kontroversi di Kota Makassar. Seorang debitur mengaku kehilangan penguasaan atas mobil Honda Jazz hitam tahun 2015 miliknya, setelah kendaraan tersebut ditarik oleh petugas penagihan pada 26 Mei 2026 di area tempat kerjanya.   Berdasarkan informasi […]

  • Wamendagri Bima Ingatkan Pentingnya Soliditas Forkopimda

    Wamendagri Bima Ingatkan Pentingnya Soliditas Forkopimda

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle KangMus
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Cirebon-Garudahitam.co – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya menjaga soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pesan tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kondisi Terkini Kabupaten Cirebon di Kantor Bupati Cirebon, Jawa Barat, Rabu (3/9/2025). Bima juga menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian agar seluruh unsur Forkopimda senantiasa […]

  • *Kapolda Sulsel Pimpin Apel Bersama Personel Ditpolairud Polda Sulsel*

    *Kapolda Sulsel Pimpin Apel Bersama Personel Ditpolairud Polda Sulsel*

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Muhammad alwi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Garudahitam.co – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin langsung Apel Bersama Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulsel yang berlangsung di Mako Ditpolairud Polda Sulsel, Rabu (19/11/2025). Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel Ditpolairud, dengan Komandan Apel Dirpolairud Polda Sulsel Kombes Pol. Dr. Pitoyo Agung Yuwono, S.Ik., M.Hum. […]

  • Rapat Terakhir Acara Lomba Menyanyi, Menggambar dan pelantikan Pengurus DPD Gowa dan Takalar Badan Seni dan Budaya Kawaru LKGH

    Rapat Terakhir Acara Lomba Menyanyi, Menggambar dan pelantikan Pengurus DPD Gowa dan Takalar Badan Seni dan Budaya Kawaru LKGH

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle KangMus
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Gowa, 09 Oktober 2025 – Garuda hitam.co – dua hari menjelang acara pelantikan pengurus Badan Seni dan Budaya Legend Kiwal Garuda Hitam (LKGH), panitia kembali menggelar rapat pemantapan di Café Oma, Komp. Kodim Gowa, Jumat (10/10). Acara pelantikan ini akan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan seni dan budaya, di antaranya lomba menyanyi lagu daerah, lomba menggambar […]

  • Penerimaan Mahasiswa Baru di Universitas Tamalatea Makassar Telah Dibuka, Prodi PGSD UTAMA Siap Menyambut Mahasiswa Baru.

    Penerimaan Mahasiswa Baru di Universitas Tamalatea Makassar Telah Dibuka, Prodi PGSD UTAMA Siap Menyambut Mahasiswa Baru.

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle KangMus
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Garudahitam.co – Prodi PGSD Universitas Tamalatea Makassar telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh dalam menyambut mahasiswa baru, baik dari sisi akademik maupun nonakademik. Dari aspek akademik, kami telah menyiapkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dasar saat ini, selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar, serta didukung oleh dosen-dosen yang berkompeten dan berpengalaman di bidang pendidikan dasar. […]

expand_less PAGE TOP