Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags

*Kolaborasi Pusat-Daerah, Kementerian ESDM dan KKP Tekankan Hilirisasi dan Ekonomi Biru*

  • account_circle KangMus
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar

Jatinangor – Garudahitam.co – Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria serta Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ishartini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan berbasis hilirisasi dan ekonomi biru. Pesan itu disampaikan saat keduanya menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025.

Forum yang diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh Indonesia tersebut berlangsung di Balairung Rudini, Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (28/10/2025).

Dalam paparannya, Lana menjelaskan bahwa sektor mineral dan batubara (minerba) terus menjadi penggerak utama ekonomi nasional dengan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp94,975 triliun hingga triwulan III tahun 2025. Selain itu, sektor ini menyerap 680.512 tenaga kerja hingga September 2025. Ia menyebut, transformasi kebijakan pertambangan kini diarahkan untuk memperkuat hilirisasi dan industrialisasi di daerah.

“Transformasi kebijakan pertambangan untuk hilirisasi sesuai amanah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 menjadi arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, yaitu hilirisasi dan industrialisasi untuk kemandirian ekonomi daerah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah memiliki peran saling melengkapi dalam tata kelola pertambangan. Pemerintah daerah (Pemda), katanya, perlu memasukkan sektor minerba secara strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar kegiatan tambang selaras dengan visi pembangunan jangka panjang dan tata ruang wilayah.

“Kemudian Pemda juga [perlu] menyediakan kemudahan perizinan yang transparan dan juga memiliki kepastian hukum. Langkah ini tentunya akan menciptakan iklim investasi yang sehat serta mendorong perekonomian ekonomi lokal,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar. Karena itu, pengolahan sumber daya alam di dalam negeri menjadi kunci peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP Ishartini menegaskan, pembangunan ekonomi biru menjadi bagian penting dari Asta Cita Presiden Prabowo. Hal ini terutama dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, dan membangun sumber daya manusia unggul.

“Untuk sektor kelautan dan perikanan ini, dengan adanya kita panjang pantai, dengan jumlah-jumlah pulau, ini memiliki potensi sektor kelautan dan perikanan yang tidak ada bandingnya sebenarnya. Inilah yang seharusnya kita jaga bersama,” jelasnya.

Ia memaparkan lima kebijakan utama ekonomi biru yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan. Kebijakan tersebut meliputi perluasan kawasan konservasi; penangkapan ikan terukur berbasis kuota; pengembangan budidaya laut dan pesisir berkelanjutan; pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil; serta pengurangan sampah plastik di laut.

“Intinya dalam kita mengembangkan program-program di sektor kelautan dan perikanan kita selalu mengedepankan ekologi. Selalu menyeimbangkan antara ekologi dengan ekonomi, sehingga pembangunan semua harus bisa mengedepankan prinsip-prinsip berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengajak Pemda untuk memperkuat edukasi kepada pelaku usaha dan masyarakat agar memperhatikan mutu produk di sektor kelautan dan perikanan. “Kalau sudah terjamin mutunya, produk ini akan memenuhi persyaratan untuk ekspor. Karena persyaratan untuk ekspor, persyaratan keamanan pangan itu sangat penting dan terus dinamis,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

  • Penulis: KangMus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Minta Jajaran Mitigasi Cuaca Buruk Selama Arus Balik Lebaran

    Kapolri Minta Jajaran Mitigasi Cuaca Buruk Selama Arus Balik Lebaran

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle KangMus
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bali – Garudahitam.co – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk memitigasi potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama arus balik Lebaran. Khususnya, kata dia, untuk wilayah Timur dan titik-titik penyeberangan yang rentan terganggu cuaca buruk. “Kami minta untuk semua anggota betul-betul mempersiapkan diri menghadapi apabila terjadi cuaca yang tidak baik, khususnya di […]

  • *Terpilih Aklamasi, Mantan Sekda Nakhodai KTNA Luwu Utara 2025 – 2030*

    *Terpilih Aklamasi, Mantan Sekda Nakhodai KTNA Luwu Utara 2025 – 2030*

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad alwi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Luwu Utara – Garudahitam.co – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Luwu Utara kini memiliki nakhoda baru yang siap membawa organisasi profesi independen ini menjadi organisasi yang berpihak kepada kepentingan petani, nelayan, dan pembudidaya ikan di Bumi La Maranginang. Adalah Ir. H. Armiady, M.Si., yang kemudian terpilih secara aklamasi pada acara Rembuk Paripurna Luar Biasa […]

  • *99 Persen Listrik di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Sumatera Telah Normal*

    *99 Persen Listrik di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Sumatera Telah Normal*

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad alwi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta – Garudahitam.co – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemulihan layanan kelistrikan di tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, telah mencapai 99 persen. Capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana terus menunjukkan perkembangan […]

  • Kabel Fiber Optik Menjuntai Di Jala Raya Diwek

    Kabel Fiber Optik Menjuntai Di Jala Raya Diwek

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle KangMus
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jombang – Garudahitam.co – Kabel fiber optik ( FO ) yang menjuntai ke badan jalan di jalan raya Desa Diwek. Kecamatan Diwek .kabupaten Jombang. Jawa timur. Didepan Kantor Kecamatan lama, menggegerkan warga pada Senin (29/10/2025) kejadian berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB sempat menghambat arus lalu lintas dan nyaris menyebabkan kecelakaan . Plt. Kepala Satpol PP […]

  • Dugaan Pembakaran Emas Ilegal Kebal Hukum, di Minta Pemerintah Setempat Tindak Tegas

    Dugaan Pembakaran Emas Ilegal Kebal Hukum, di Minta Pemerintah Setempat Tindak Tegas

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Tim
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Tebo-Garuda Hitam.co – Tim Investigasi telah menemukan Beberapa Titik Lokasi Pembakaran Emas di setiap kecamatan dan Desa Salah satu nya Di Pingir jalan lintas Sumatera di Desa Sungai Keruh, Kecamatan Te Kabupaten Tebo. Selasa (27_10_2025). Menurut Keterangan Masyarakat Sekitar, Desa Sungai Keruh, ada Pemodal atau Mafia Penampung tempat Pembakaran Emas dari Hasil Peti Tanpa Izin, […]

  • Menggali Filosofi ‘Pattola Palallo’ dan ‘Sompung Lolo’ sebagai Kompas Kepemimpinan Sulawesi Selatan

    Menggali Filosofi ‘Pattola Palallo’ dan ‘Sompung Lolo’ sebagai Kompas Kepemimpinan Sulawesi Selatan

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Muhammad alwi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MAROS – Garudahitam.co – 20 Desember 2025. Kepemimpinan dalam budaya Sulawesi Selatan bukan sekedar pergantian jabatan atau peristiwa politik sesaat. Hal tersebut ditegaskan oleh Badaruddin, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Lembaga Badik Celebes Indonesia DPC Maros, dalam ulasannya mengenai dua konsep kearifan lokal yang fundamental: Pattola Palallo dan Sompung Lolo. ​Menurut Badaruddin, kepemimpinan adalah proses panjang […]

expand_less PAGE TOP