Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags

KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati: Sidoarjo Teguhkan Arah Pembangunan Berbasis Prioritas dan Kemampuan Fiskal Daerah

  • account_circle Muhammad alwi
  • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

Sidoarjo – Garudahitam.co – , 15 Agustus 2026 — DPRD Kabupaten Sidoarjo secara resmi menyepakati Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Sabtu (15/8/2026). Kesepakatan tersebut menjadi pijakan penting bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk melanjutkan tahapan penyusunan Perubahan APBD 2026 sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan di tengah penyesuaian kemampuan fiskal daerah.

 

Rapat paripurna dihadiri 34 anggota DPRD Sidoarjo. Dalam forum tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD menyampaikan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap rancangan perubahan KUA-PPAS 2026.

 

Juru Bicara Banggar DPRD Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, menjelaskan bahwa perubahan KUA-PPAS disusun dengan mempertimbangkan kondisi riil daerah sekaligus arah pembangunan Kabupaten Sidoarjo pada 2026. Tema pembangunan diarahkan pada penguatan pelayanan dasar yang inklusif melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik serta pemenuhan infrastruktur dasar menuju kemandirian pangan dan energi.

 

Menurut Kusumo, penyesuaian anggaran tidak boleh menggeser substansi pembangunan yang telah ditetapkan. Karena itu, skala prioritas harus tetap mengacu pada lima target prioritas pembangunan sebagaimana tertuang dalam RKPD 2026.

 

“Dalam pembahasan, skala prioritas harus disesuaikan dengan lima target prioritas pembangunan dalam RKPD 2026. Sehingga, arah kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan tetap dapat tercapai,” ujar Kusumo saat membacakan laporan Banggar DPRD Sidoarjo.

 

Pendapatan dan Belanja Daerah Mengalami Penyesuaian

 

Dalam struktur perubahan anggaran, pendapatan daerah mengalami penurunan dari sebelumnya Rp5,040 triliun menjadi Rp4,956 triliun. Dengan demikian, terjadi koreksi sebesar Rp83,44 miliar atau sekitar 1,66 persen.

 

Penyesuaian juga terjadi pada sisi belanja daerah. Anggaran belanja yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp5,716 triliun berubah menjadi Rp5,613 triliun, atau mengalami penurunan Rp102,78 miliar atau sekitar 1,80 persen.

 

Sementara itu, anggaran pembiayaan daerah yang sebelumnya mencapai Rp675,71 miliar menjadi Rp656,36 miliar setelah perubahan. Nilai tersebut menunjukkan penurunan sebesar Rp19,34 miliar atau sekitar 2,86 persen.

 

Perubahan angka-angka tersebut mencerminkan upaya penyesuaian struktur fiskal daerah dengan kondisi dan kemampuan keuangan yang ada. Dalam situasi demikian, kualitas perencanaan dan ketepatan menentukan prioritas menjadi faktor penting agar setiap rupiah anggaran tetap memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

 

Banggar Tekankan Ketepatan Sasaran Belanja

 

Banggar DPRD Sidoarjo menegaskan bahwa perubahan struktur anggaran merupakan hasil pembahasan bersama antara Banggar, pimpinan komisi-komisi DPRD, dan TAPD Kabupaten Sidoarjo. Seluruh rekomendasi Banggar selanjutnya diminta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

 

Salah satu perhatian utama adalah pentingnya memastikan keselarasan dokumen perencanaan pembangunan nasional, provinsi, dan daerah. Dengan sinkronisasi tersebut, kebijakan anggaran diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berada dalam satu arah pembangunan yang terintegrasi.

 

Banggar juga meminta agar target pendapatan daerah disusun secara realistis dengan memperhitungkan potensi serta capaian riil hingga semester berjalan. Pendekatan berbasis data dinilai penting agar proyeksi pendapatan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menggambarkan kondisi fiskal daerah.

 

Pada sisi belanja, DPRD meminta pemerintah daerah memusatkan anggaran pada program yang benar-benar menjadi prioritas dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Belanja modal, khususnya, didorong lebih banyak diarahkan pada pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak serta mendesak. Prioritas tersebut mencakup fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, jalan, drainase, pengendalian banjir, hingga berbagai sarana pelayanan publik lainnya.

 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo diminta melakukan evaluasi terhadap realisasi belanja operasional. Setiap perubahan anggaran harus didasarkan pada data yang valid, kebutuhan riil, serta capaian kinerja yang terukur.

 

Pengawasan juga menjadi perhatian penting. Monitoring terhadap proses pengadaan, pelaksanaan kontrak, progres fisik pekerjaan, hingga pembayaran harus dilakukan secara berkala. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah penumpukan pekerjaan dan keterlambatan pelaksanaan program menjelang berakhirnya tahun anggaran.

 

“Dengan berbagai catatan dan rekomendasi tersebut, Banggar DPRD Sidoarjo dapat menerima Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya,” kata Kusumo.

 

Bupati Subandi: Prioritas Pembangunan Harus Dirasakan Masyarakat

 

Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, MKn, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sidoarjo, khususnya Banggar, atas proses pembahasan bersama yang telah dilakukan secara konstruktif.

 

Menurutnya, kesepakatan terhadap perubahan KUA-PPAS merupakan bentuk sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

 

“Terima kasih atas kerja sama dan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS ini. Dengan telah disepakatinya rancangan KUA-PPAS, kami berharap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik dan diselesaikan tepat waktu,” ujar Bupati Subandi.

 

Bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kesepakatan tersebut bukan sekadar perubahan angka dalam dokumen anggaran. Lebih dari itu, KUA-PPAS menjadi instrumen penting untuk memastikan kebijakan pembangunan tetap berada pada jalur prioritas, terukur, realistis, dan sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

 

Bupati Subandi menegaskan bahwa seluruh rekomendasi Banggar akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan anggaran.

 

“Kami akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan Badan Anggaran. Yang terpenting, program yang sudah menjadi prioritas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya.

 

Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan 2026 pada akhirnya menegaskan satu pesan utama: di tengah penyesuaian fiskal, pembangunan Sidoarjo harus tetap bergerak dengan prioritas yang jelas, pengelolaan anggaran yang disiplin, serta orientasi kuat pada kebutuhan masyarakat.

 

Dengan fondasi perencanaan tersebut, perubahan APBD 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi instrumen administrasi pemerintahan, melainkan menjadi perangkat strategis untuk memperkuat pelayanan dasar, mempercepat penyelesaian infrastruktur, meningkatkan kualitas tata kelola, serta menghadirkan manfaat pembangunan yang semakin nyata dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

  • Penulis: Muhammad alwi
  • Editor: Hunter

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • *Polda Sulsel Gelar Tradisi Penyambutan Kapolda Baru dan Pelepasan Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono di Mako Polda Sulsel*

    *Polda Sulsel Gelar Tradisi Penyambutan Kapolda Baru dan Pelepasan Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono di Mako Polda Sulsel*

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle KangMus
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Garudahitam.co – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi berganti. Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., didampingi istri Ny. Upi Djuhandhani, tiba di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Mako Polda Sulsel) pada Senin (03/11/2025). Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., tiba didampingi istri, Ny. Upi Djuhandhani. […]

  • SMA 9 Jeneponto Kunjungi Universitas Negeri Makassar: 144 Siswa Serbu Perpustakaan UNM untuk Gali Literasi Digital

    SMA 9 Jeneponto Kunjungi Universitas Negeri Makassar: 144 Siswa Serbu Perpustakaan UNM untuk Gali Literasi Digital

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle KangMus
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Makassar, 16 Oktober 2025 – Garudahitam.co – Sebanyak 144 siswa dan guru dari SMA Negeri 9 Jeneponto melakukan kunjungan bimbingan karir ke Universitas Negeri Makassar (UNM). Salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah mengenal lebih dekat Unit Pelaksana Administrasi (UPA) Perpustakaan UNM, sebagai pusat literasi dan sumber informasi akademik unggulan di Sulawesi Selatan. Rombongan dipimpin […]

  • Satgas Yonif 521/DY Gelar Barbershop Gratis di Pos Kotis Distrik Walesi
    TNI

    Satgas Yonif 521/DY Gelar Barbershop Gratis di Pos Kotis Distrik Walesi

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Mustafa Mustafa
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jayawijaya – Garuda hitam.co – Potong rambut dengan tindakan memangkas dengan tujuan untuk mengubah gaya, merapikan, merawat kesehatan rambut menggunakan alat seperti gunting atau pisau cukur dengan bantuan sisir dan jari-jari dan Mengurangi panjang rambut agar lebih mudah diatur dan dirawat. *Barbershop Macan Kumbang Gratis* Satgas Yonif 521/DY Memberikan pelayanan cukur rambut gratis dengan sentuhan […]

  • Polda Jatim Terjunkan Tim Khusus Terkait Temuan Ladang Ganja, 143 orang Diamankan dan BB 820 Pohon

    Polda Jatim Terjunkan Tim Khusus Terkait Temuan Ladang Ganja, 143 orang Diamankan dan BB 820 Pohon

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle KangMus
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Surabaya-Garudahitam.co – Polda Jawa Timur (Jatim) mengerahkan Tim khusus (Timsus) dari Direktorat Reserse Narkoba untuk membantu pengembangan kasus penemuan ladang ganja di kebun warga Dusun Tirtomoyo, Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Timsus dari Ditresnarkoba Polda Jatim yang dikerahkan bakal membantu proses penyelidikan termasuk pengembangan yang […]

  • *Polres Ngawi Amankan 2 Tersangka Pengeroyokan di Paron Motif Atribut Perguruan Silat*

    *Polres Ngawi Amankan 2 Tersangka Pengeroyokan di Paron Motif Atribut Perguruan Silat*

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Muhammad alwi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    NGAWI – Garudahitam.co – Kasus kekerasan secara bersama-sama yang melibatkan anggota perguruan silat yang sedang konvoi dan sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Ngawi, Polda Jawa Timur.   Peristiwa pengeroyokan terhadap seorang pemuda tersebut terjadi pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di pinggir Jalan Raya Paron–Jogorogo, tepatnya selatan Pasar […]

  • Pantau Langsung Siskamling di Kabupaten Grobogan Kemendagri Temukan Keunikan Tugas Satlinmas

    Pantau Langsung Siskamling di Kabupaten Grobogan Kemendagri Temukan Keunikan Tugas Satlinmas

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle KangMus
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Grobogan Garuda hitam.co– Menindaklanjuti 11 arahan Mendagri terkait Trantibumlinmas dan Rakor Kondusifitas Wilayah di Jawa Tengah yang dihadiri oleh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Gubernur Jawa Tengah dan Seluruh Bupati/Walikota dan Ketua DPRD se-Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah sebelumnya, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri melakukan kunjungan Monitoring dan Evaluasi ke Kabupaten Grobogan pada […]

expand_less PAGE TOP