Acara Penyerahan ke-12 Mahasiswa Internasional dari Timor-Leste ke UKIP Makasar
- account_circle KangMus
- calendar_month Ming, 28 Jun 2026
- visibility 187
- comment 0 komentar

Oplus_16908288
Makassar.Garudahitam.co – Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar melaksanakan acara penyerahan ke-12 mahasiswa Internasional oleh KPKers Timor-Leste sebagai mitra yang berlangsung pada hari Senin,22 Juni 2026 yang di hadiri langsung oleh: Prof. Dr.Agus Salim SH.MH selaku Rektor Universitas Kristen Indonesia Paulus UKIP Makassar.
Dosen yang berperan penting selama proses kerja sama hingga acara penyerahan
1. Prof. Dr. Liberthin Palullungan,S.H,MH ( warek 4 bidang kerjasama dan infokom)
2. Prof.Dr. Ir. Yoel Pasae,ST.,MT ( WR 1 bidang akademik)
3. Dr. Sita Yubelina Sabandar. SE.,M.Si ( WR 2 bidang keuangan)
4. Dr. Ir. Corvis L. Rantererung,ST.,MT ( Sekretaris Universitas,)
Selain itu di hadiri juga oleh Warik 1 dan Warik 4 beserta semua Dekan Fakultas khusus ketua masing-masing prodi dan beberapa Dosen lainnya juga dua pendamping dari ke-12 mahasiswa Internasional dari Timor-Leste yakni Devinarti Seixas founder Komunitas Penulis Kreatif KPKers Timor-Leste serta Carmo Do Santos Martins yang merupakan salah satu staf KPKers Timor-Leste.
Ke -12 Mahasiswa internasional dari Timor-Leste dengan ke -2 pendamping tiba pada tanggal 20 Juni 2026 di Airport Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Ujung Pandang, Sulawesi Selatan dan di sambut hangat oleh para Dosen UKIP.
Hubungan kerjasama antara UKIP menjadikan KPKers Timor-Leste sebagai mitra terjadi beberapa bulan lalu tepatnya pada momen expo pendidikan yang berlangsung di Gedung Pusat Budaya Indonesia di Dili yang di hadiri oleh ratusan universitas dari Indonesia dengan tujuan memberikan tawaran beasiswa baik secara langsung melalui Pusat Budaya Indonesia ataupun melalui mitra kerja.
Pada masa Expo yang berlangsung pada tahun 2025 selain ratusan universitas yang hadir ada yang memberikan kesempatan beasiswa 100%, 75% Bakan 50% dan ada pula yang hanya mempromosikan program studi pada masyarakat Timor Leste khususnya generasi muda seperti tahun sebelumnya.
Berdasarkan tujuan dari expo pendidikan yang berlangsung tiap tahun mempererat hubungan kerjasama antara dua negara Indonesia dan Timor-Leste baik di bidang pendidikan dan kebudayaan lebih -lebih untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang maksimal bagi ke 12 generasi muda yang telah mendapatkan kesempatan beasiswa di mana 7 orang 100%.
Lanjut, dan lima lainnya mendapatkan oportunitas Beasiswa 50% sesuai dengan kesepakatan antara pihak UKIP, KPKers Timor-Leste dan Orang Tua dari Ke 12 mahasiswa Internasional yang telah hadir dan melanjutkan kuliah secara offline setelah on-line di semester pertama karena keterlibatan penerima ijasah.
Dari ke 12 mahasiswa Internasional ada 2 orang memilih prodi Akuntansi, 3 orang Manajemen, 3 orang teknik sipil,1 orang ilmu hukum, 1 orang teknik komputer, dan 2 orang memilih tekni mesin.
Pada acara penyerahan mahasiswa Internasional yang hadir secara langsung di terima dengan baik oleh pihak UKIP serta pihak ukip juga telah menyiapkan fasilitas tempat serta makan minum di mana 8 mahasiswa ( laki) tinggal di mutiara gading 3 dan 4 mahasiswi (Perempuan) tinggal di Biring Romang lorong 5 serta UKIP telah menyediakan selain rumah.
Adapun fasilitas tempat mulai dari kamar ridur,Ac, kipas angin, perobotan dapur serta beras dan sayur juga keperluan sarapan di bulan pertama.
Proses perencanaan pemberian beasiswa, hingga kuliah online semester pertama yang berlangsung di gedung Pusat Budaya Indonesia hingga pengurusan Kitas Visa serta keberangkatan dari Timor-Leste hingga tiba di Makassar berjalan dengan baik dan terkontrol hingga tiba di Airport Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sampai pada acara penyerahan.
Founder Komunitas Penulis Kreatif KPKers Timor-Leste Devinarti Seixas sengaja mengambil Tiket keberangkatan tanggal 20 Juni 2026 karena tanggal tersebut adalah tanggal kelahiran tokoh pejuang Timor-Leste yakni Bapak Perdana Menteri RDTL
Kay Rala Xanana Gusmão dan berharap ke-12 mahasiswa Internasional selama masa kuliah yang merupakan masa perjuangan harus memiliki komitmen dan sabar dalam menghadapi segala kendala seperti para Lider pejuang.
Sebelum ke-berangkat ke-12 mahasiswa internasional Devinarti Seixas yang merupakan wanita Penggiat Literasi ini juga membawa Robert ,Fendiana, Danilo, Caverinho, Tonia,dan Laura ke Kedamaian Jenderal Lere Anan Timur untuk memperoleh motivasi secara langsung sebagi bekal agar ke 12 generasi muda benar -serius dan bersungguh-sungguh untuk belajar.
Ketika ingin sekolah di negara lain harus memiliki komitmen, serius/ fokus belajar dan tinggal di rumah sederhana pun harus sabar serta makan sekali seharipun harus sabar karena semua kendala itu yang di namakan fase perjuangan karena negara Timor -Leste membutuhkan kalian di masa depan sebab Kalian adalah gênerasi penerud jadi jangan nakal.
Dan fokus kulih agar mampu mencapai apa yang kalian impikan ujar Jenderal Lere Anan Timur ketika menyampaikan motivasi dari ke 12 mahasiswa Internasional beberapa bulan yang lalu.
Devinarti Seixas merasa bahagia dan terharu ketika dalam sambutannya bahwa saya malu mengemis untuk diri saya tapi saya tidak akan malu mengemis untuk generasi saya karena Negara’ saya Timor-Leste di masa depan tentu membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif.
Selain itu Rektor UKIP Bapak Agus Salim menerima ke 12 mahasiswa Internasional bersama dengan warik 1 dan Warik 4 juga sekretaris 1 bersama ketua prodi menyambut hangat ke 12 mahasiswa Internasional dari Timor-Leste dengan tulus.
Dalam sambutannya Prof.Dr. Agus Salim berharap ke 12 mahasiswa Internasional mampu menggunakan kesempatan dengan sebaik mungkin agar menyelesaikan kuliah sesuai dengan target waktu yang telah di sepakati agar bisa pulang dan membangun negara Timor-Leste.
- Penulis: KangMus

Saat ini belum ada komentar